Menu

Mode Gelap

News · 7 Feb 2024 14:22 WIB ·

Target PTSL 2024 Meningkat Dua Kali Lipat, 2025 Sertifikasi Tanah di Tulungagung Belum 100 Persen


 Target PTSL 2024 Meningkat Dua Kali Lipat, 2025 Sertifikasi Tanah di Tulungagung Belum 100 Persen Perbesar

Tulungagung, Radio Perkasa – Tahun 2024, target capaian penyelesaian pada program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Kabupaten Tulungagung meningkat dua kali lipat. Kendati ada peningkatan target, rupanya pada tahun 2025 mendatang semua tanah di Tulungagung belum 100 persen tersertifikasi.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tulungagung, Ferry Saragih mengatakan, pada tahun 2024 ini, pihaknya mendapat penambahan target PTSL sebanyak dua kali lipat. Diketahui pada tahun 2023 kemarin, target PTSL sebanyak 42.726 bidang tanah yang harus selesai.

Sedangkan pada tahun 2024, targetnya naik menjadi sebanyak 80 ribu bidang tanah yang harus segera diselesaikan seluruhnya pada tahun ini. Kendati targetnya meningkat, pihaknya tentu tidak ambil pusing dan meyakini target tersebut bisa diselesaikan sampai Desember 2024.

“Kami yakin bisa, kalau tahun kemarin saja targetnya sudah terlpaui, tahun ini juga pasti bisa,” kata Ferry Saragih, Senin (5/2/2024).

Target pada tahun 2024 ini, ungkap Ferry, pihaknya menyasar sisa pengukuran yang masih belum terbit sertifikatnya pada tahun 2023 kemarin sebanyak 30 ribu bidang. Sedangkan sisa 50 ribu bidang akan mulai dilakukan pengukuran hingga proses penerbitan sepanjang tahun 2024.

Secara rinci, untuk pengukuran yang dilakukan pada tahun 2024 ini nantinya akan ada 51 desa di Kabupaten Tulungagung yang menjadi sasaran pengukuran 50 ribu bidang tersebut. Sedangkan untuk sisa pengukuran pada tahun 2023 kemarin totalnya sebanyak 49 desa.

“Jadi dari target 80 ribu PTSL di tahun 2024, itu ada sebanyak 100 desa yang menjadi sasaran PTSL tahun ini,” ungkapnya.

Soal penyelesaian sertifikasi tanah di Tulungagung, Ferry menyebut jika sebenarnya pihak Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), pada tahun 2025 ditargetkan program PTSL selesai. Namun pihaknya tidak bisa memastikan jika nantinya seluruh tanah di Tulungagung selesai tersertifikasi.

Pasalnya, terdapat 630 ribu bidang tanah di Kabupaten Tulungagung yang harus tersertifikasi dan menjadi sasaran program PTSL oleh Kementerian ATR. Hanya saja sampai saat ini masih hanya sebanyak 380 ribu bidang yang sudah selesai tersertifikasi melalui program PTSL tersebut.

“Kita tetap berusaha untuk mencoba menyelesaikan sisa bidang tanah di Tulungagung yang masuk sasaran program PTSl,” jelasnya.

Dikarenakan masih menyisakan separi dari total sasaran program PTSL itu, pada 2025 mendatang pihaknya akan menyelesaikan proses pengukuran pada sisa tanah yang belum disertifikasi. Nantinya sertifikasi sendiri bisa dilakukan menyusul setelah pengukuran selesai.

Sedangkan kendala yang dihadapi, tentunya pihaknya mendapati kendala dari masyarakat itu sendiri yang mana terdapat masyarakat yang tidak bisa ditemui atau tidak berkenan disertifikasi. Hal itu terjadi karena pihajnya banyak mendapati tanah milik warga yang bersengketa.

“Tentu itu yang menjadi kendala kami, mengingat di lapangan banyak kendala yang dihadapi terutama dalam memberikan pemahaman kepada warga,” pungkasnya.

 

Reporter/Editor : Anggi

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kantor Imigrasi Blitar Laksanakan Operasi Jagratara Di Tulungagung, Nihil WNA Bermasalah

30 Desember 2023 - 21:21 WIB

UMK Tahun 2024 Naik, Disnakertrans Tulungagung Gelar Sosialisasi Ke Perusahaan Dan Pekerja

21 Desember 2023 - 15:56 WIB

Pemkab Tulungagung Luncurkan KKPD Guna Efektifkan Penggunaan Anggaran Daerah

18 Desember 2023 - 22:49 WIB

Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota KPPS Pemilu 2024 Kab. Tulungagung

11 Desember 2023 - 11:45 WIB

Pekerja di Kota Blitar, Apakah Kamu Mendapatkan Gaji Sesuai UMK?

7 Desember 2023 - 10:01 WIB

Pekerja Seks Komersial di Tulungagung Kesulitan Dijangkau untuk Skrining HIV

7 Desember 2023 - 09:50 WIB

Trending di News