Menu

Mode Gelap

News · 16 Jun 2023 15:32 WIB ·

BPK RI Temukan Pengerjaan Delapan Proyek Pembangunan Jalan di Tulungagung Tidak Sesuai Rencana


 Ilustrasi Korupsi (Jurnal Jabar) Perbesar

Ilustrasi Korupsi (Jurnal Jabar)

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) menemukan bahwa pengerjaan delapan proyek pembangunan jalan di Tulungagung tahun lalu tidak sesuai dengan rencana teknis dan rencana anggaran. Pemkab Tulungagung telah membayar penuh biaya proyek kepada pelaksana sehingga pihak pelaksana diminta mengembalikan kelebihan uang kepada Negara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tulungagung, Dwi Hari Subagyo, mengatakan bahwa pembangunan jalan yang tidak sesuai perencanaan itu ditemukan BPK RI dalam audit awal tahun 2023. Pengerjaan delapan proyek pembangunan jalan tersebut dilaksanakan oleh tujuh pemborong atau rekanan Pemkab. Berdasarkan temuan BPK, kualitas pengerjaan jalan tidak sesuai dengan rencana teknis dan anggaran yang telah dibayar pemkab ke pemborong. Sehingga berdasarkan penghitungan BPK, terjadi kerugian Negara sebesar 1,3 Milyar rupiah karena Pemkab Tulungagung membayar uang dengan sesuai rencana anggaran yang ternyata nilainya lebih besar dibanding pembangunan jalan yang dikerjakan. Temuan kerugian terbesar terdapat pada pembangunan ruas jalan Ngunut sampai Panjerejo dengan nilai mencapai 900 juta rupiah.

Menurut Hari, Dinas PU PR sudah menindaklanjuti temuan BPK dengan meminta pelaksana proyek mengembalikan kelebihan bayar senilai sekitar 1,3 miliar rupiah ke Pemkab Tulungagung dan tujuh rekanan sudah membayar lunas. Hari menambahkan bahwa dalam kasus seperti itu jika pelaksana proyek tidak segera mengembalikan kelebihan nilai proyek maka dapat dibawa ke ranah hukum sebagai kasus korupsi. Seperti yang sudah dilakukan dalam kasus korupsi perbaikan jalan tahun 2018 lalu yang saat ini sidangnya masih berlangsung di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Hari menambahkan temuan BPK ini terjadi karena waktu pengerjaan yang mepet di akhir tahun dan faktor cuaca yang menghambat proses pengerjaan proyek. (Amir/Rio)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Target PTSL 2024 Meningkat Dua Kali Lipat, 2025 Sertifikasi Tanah di Tulungagung Belum 100 Persen

7 Februari 2024 - 14:22 WIB

Kantor Imigrasi Blitar Laksanakan Operasi Jagratara Di Tulungagung, Nihil WNA Bermasalah

30 Desember 2023 - 21:21 WIB

UMK Tahun 2024 Naik, Disnakertrans Tulungagung Gelar Sosialisasi Ke Perusahaan Dan Pekerja

21 Desember 2023 - 15:56 WIB

Pemkab Tulungagung Luncurkan KKPD Guna Efektifkan Penggunaan Anggaran Daerah

18 Desember 2023 - 22:49 WIB

Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota KPPS Pemilu 2024 Kab. Tulungagung

11 Desember 2023 - 11:45 WIB

Pekerja di Kota Blitar, Apakah Kamu Mendapatkan Gaji Sesuai UMK?

7 Desember 2023 - 10:01 WIB

Trending di News