Tulungagung – Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mempertebal stok cadangan beras pemerintah. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengklaim stok beras saat ini tembus di angka lima juta ton, terbanyak sepanjang sejarah.
Amran juga mengapresiasi peran Perum Bulog yang sudah mendukung pemerintah dalam tercapainya swasembada beras.
Di Jawa Timur sendiri, stok beras yang dimiliki Bulog mencapai 1,23 juta ton.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kancab Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan, per kemarin malam, stok beras yang disimpan di gudang mencapai 60 ribu ton, di empat wilayah kerjanya.
Yonas mengklaim stok yang tersedia saat ini, dua kali lipatnya dari jumlah stok di tanggal yang sama tahun lalu. Artinya tahun ini ketersediaan beras sangat aman.
“Per tadi malam, stok yang kita pegang sekitar 60 ribu ton. Ini sudah dua kali lipatnya dibanding tanggal yang sama tahun lalu” Ujar Yonas.
Menurut Yonas, faktor yang membuat serapan beras melimpah karena panen yang lebih awal dan cuaca yang mendukung, meskipun masih sering turun hujan.
Yonas menambahkan, ketahanan stok beras Bulog diprediksi terus bertambah, karena saat ini sedang berlangsung panen raya di wilayah Tulungagung.(amr)








