Perkasa Tulungagung – Seorang perempuan dilaporkan hilang dan diduga hanyut di Sungai Brantas, wilayah Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Korban diketahui berinisial PC (26), perempuan kelahiran Kalimantan Barat yang berdomisili di Desa Tapan.
Komandan Tim Pencarian Pos Basarnas Trenggalek, Mohamad Jazuli Prasetya, menjelaskan bahwa dugaan korban hanyut muncul setelah ditemukannya tas milik korban di tepi sungai.
“Setelah menerima informasi, tim SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian,” ujar Jazuli.
Dalam operasi tersebut, tim SAR menerjunkan dua perahu karet untuk menyisir aliran Sungai Brantas, mulai dari titik dugaan korban hilang hingga sejauh 2 sampai 5 kilometer. Selain itu, satu tim juga melakukan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai.
Jazuli mengakui, proses pencarian terkendala oleh derasnya arus sungai serta tingginya volume air, sehingga menyulitkan petugas di lapangan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Teguh Abianto, menambahkan bahwa saat terakhir kali meninggalkan rumah, korban mengenakan kaos lengan panjang berwarna hitam, celana hitam, kerudung cokelat, serta sepatu slip-on hitam.
“Di dalam tas korban juga ditemukan secarik kertas berisi pesan untuk keluarga,” ungkap Teguh.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. (agg/agg)








