Menu ✖

Mode Gelap

News · 24 Des 2025 16:22 WIB ·

Momen Nataru, Bulog Cabang Tulungagung Pastikan Harga Komoditi Pangan Stabil


 Momen Nataru, Bulog Cabang Tulungagung Pastikan Harga Komoditi Pangan Stabil Perbesar

Tulungagung – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), kondisi harga komoditi pangan di wilayah Tulungagung terpantau stabil.

Hal tersebut diketahui dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh Perum Bulog Kantor Cabang Tulungagung bersama Tim Satgas Pengendalian Harga Pangan di pasar tradisional, distributor dan retail modern, Selasa (24/12/2025).

Harga beras medium dan premium masih berada dalam kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Bahkan, beberapa jenis beras terpantau dijual di bawah HET.

Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga sekitar Rp12.000 per kilogram, sementara beras premium berada di kisaran Rp14.700 hingga Rp14.900 per kilogram.

Pada pemantauan tersebut, tim juga melakukan pengecekan sejumlah komoditas pangan strategis, seperti beras, minyak goreng, telur ayam, daging ayam ras, dan lain-lain.

Selain memantau harga, juga melakukan dialog langsung dengan pedagang dan distributor guna memperoleh informasi terkait pasokan, distribusi, dan potensi kendala di lapangan.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan agar tidak memberatkan masyarakat, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Pemantauan bersama Tim Satgas Pengendalian Harga Pangan ini kami lakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga yang signifikan maupun kelangkaan barang, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” kata Yonas.

Menurutnya, Bulog Tulungagung masih terus menyalurkan beras SPHP ke pasar tradisional, ritel modern, serta saluran pengecer lainnya sebagai bagian dari upaya stabilisasi harga beras di tingkat konsumen.

“Penyaluran beras SPHP terus kami lakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Dari sisi ketersediaan stok, Yonas memastikan kondisi pangan di wilayah Tulungagung masih dalam keadaan aman. Saat ini, Bulog Tulungagung memiliki stok beras sebanyak 43.000 ton dengan ketahanan stok mencapai sekitar 12 bulan ke depan.

“Dengan stok yang yang tersedia saat ini, masyarakat tidak perlu  khawatir terhadap ketersediaan beras, apalagi sampai ‘panic buying’ ” ujarnya.

(amr)

 

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

32 Tim Bakal Berebut Gelar Juara Shrimp Army Bupati Tulungagung Cup 2026

20 September 2026 - 14:41 WIB

Mobil Pick Up KDMP Adu Banteng Dengan Fortuner di Blitar

20 September 2026 - 13:26 WIB

BRI Tulungagung Dampingi Nasabah KUR, Usaha Percetakan dan ATK di Rejotangan Kian Ramai

18 September 2026 - 20:19 WIB

Banpang Tahap II Cair, 147 Ribu KPM di Tulungagung Bakal Terima 30 Kg Beras

31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

BRI dan GP Ansor Tulungagung Bersinergi, Hadirkan KTA Terintegrasi BRIZZI dan Pembukaan 3.000 Rekening Anggota

27 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Inspektorat Tulungagung Baru Jangkau 50 Persen Desa dalam Pengawasan Keuangan

23 Agustus 2026 - 05:09 WIB

Trending di News