Menu ✖

Mode Gelap

News · 8 Jun 2026 19:33 WIB ·

Jaga Stabilitas Harga, Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Banpang dan Gelontorkan Beras SPHP


 Jaga Stabilitas Harga, Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Banpang dan Gelontorkan Beras SPHP Perbesar

Tulungagung – Bulog Kantor Cabang Tulungagung terus ikut serta mendukung langkah stabilisasi pangan nasional, khususnya di wilayah Tulungagung, Blitar Raya dan Trenggalek, melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras, serta penggelontoran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar-pasar tradisional, retail modern dan GPM sinergi pemerintah daerah, guna menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan menegaskan, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi loncakan harga beras.

Salah satu langkah utama yang saat ini dijalankan adalah percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar tradisional.

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog mencapai sekitar 5,3 juta ton, sedangkan di cabang Tulungagung sendiri menguasai stok beras sebanyak 85 ribu ton. Jumlah ini sangat memadai untuk mendukung kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di wilayah kerja kami,” ujarnya.

Sampai 8 Juni 2026, penyaluran bantuan pangan beras di 4 wilayah Bulog Kancab Tulungagung telah terealisasi hampir 55,72 persen atau telah diterima oleh hampir 260 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP), dari total target 465 ribu PBP.

Sementara di Tulungagung, banpang sudah tersalur kepada sekitar 85 ribu PBP dari target 150 ribu PBP.

“Kita targetkan seluruhnya dapat tersalurkan 100 persen sebelum akhir Juni 2026,” tegas Yonas.

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut, diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.

Selain bantuan pangan, Bulog juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP ke berbagai saluran distribusi resmi, termasuk pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Beras SPHP merupakan program strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penyalurannya akan terus kami masifkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” tambah Yonas.

Pemerintah menilai, kombinasi antara penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kecukupan pasokan beras.

Bulog Tulungagung juga memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan.

“Masyarakat tidak perlu kawatir karena stok beras yang kami kuasai sangat mencukupi. Kami bersama Pemerintah dan seluruh pihak terkait akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” jelas Yonas.(amr)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

32 Tim Bakal Berebut Gelar Juara Shrimp Army Bupati Tulungagung Cup 2026

20 September 2026 - 14:41 WIB

Mobil Pick Up KDMP Adu Banteng Dengan Fortuner di Blitar

20 September 2026 - 13:26 WIB

BRI Tulungagung Dampingi Nasabah KUR, Usaha Percetakan dan ATK di Rejotangan Kian Ramai

18 September 2026 - 20:19 WIB

Banpang Tahap II Cair, 147 Ribu KPM di Tulungagung Bakal Terima 30 Kg Beras

31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

BRI dan GP Ansor Tulungagung Bersinergi, Hadirkan KTA Terintegrasi BRIZZI dan Pembukaan 3.000 Rekening Anggota

27 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Inspektorat Tulungagung Baru Jangkau 50 Persen Desa dalam Pengawasan Keuangan

23 Agustus 2026 - 05:09 WIB

Trending di News