Tulungagung – Dinas Pendidikan Tulungagung mengusulkan bantuan revitalisasi bangunan ratusan lembaga pendidikan negeri ke Pemerintah Pusat, karena kondisi bangunan banyak yang rusak.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, Sukowinarno mengatakan, pihaknya mengusulkan 392 lembaga pendidikan negeri di Tulungagung untuk mendapatkan bantuan revitalisasi gedung sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun ini.
392 lembaga sekolah itu mayoritas merupakan lembaga SD Negeri dengan total 366 lembaga dan 26 lembaga SMP Negeri.
Suko menyebut, pihaknya mengusulkan hampir 400 lembaga sekolah karena dari hasil asesmen tim, ratusan sekolah itu banyak kondisinya yang rusak dan memerlukan perbaikan.
Suko berharap seluruh usulan ini bisa disetujui untuk tahun ini maupun tahun depan. Bahkan Bupati Tulungagung mengawal langsung usulan ini.
Suko mengakui, pihaknya bergantung dengan bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat karena anggaran pemeliharaan dari APBD hanya 4 miliar rupiah pertahun, sehingga dipastikan tidak cukup.
Sebelumnya tahun 2025, hanya 5 sekolah yang mendapat bantuan revitalisasi lembaga pendidikan.
Dinas Pendidikan Tulungagung mengusulkan bantuan revitalisasi bangunan ratusan lembaga pendidikan negeri ke Pemerintah Pusat, karena kondisi bangunan banyak yang rusak.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, Sukowinarno mengatakan, pihaknya mengusulkan 392 lembaga pendidikan negeri di Tulungagung untuk mendapatkan bantuan revitalisasi gedung sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun ini.
392 lembaga sekolah itu mayoritas merupakan lembaga SD Negeri dengan total 366 lembaga dan 26 lembaga SMP Negeri.
Suko menyebut, pihaknya mengusulkan hampir 400 lembaga sekolah karena dari hasil asesmen tim, ratusan sekolah itu banyak kondisinya yang rusak dan memerlukan perbaikan.
Suko berharap seluruh usulan ini bisa disetujui untuk tahun ini maupun tahun depan. Bahkan Bupati Tulungagung mengawal langsung usulan ini.
Suko mengakui, pihaknya bergantung dengan bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat karena anggaran pemeliharaan dari APBD hanya 4 miliar rupiah pertahun, sehingga dipastikan tidak cukup.
Sebelumnya tahun 2025, hanya 5 sekolah yang mendapat bantuan revitalisasi lembaga pendidikan. (agg/agg)








