Perkasa FM – Polisi mengungkap kronologi dugaan bullying terhadap seorang pelajar di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Kasus ini diduga dipicu komentar korban saat pacar terduga pelaku melakukan live TikTok.
Kapolsek Wlingi AKP Kus Hartono mengatakan, korban berinisial F, 14 tahun, sebelumnya menanyakan melalui kolom komentar apakah perempuan yang sedang live tersebut sudah memiliki pacar. Komentar itu kemudian disampaikan kepada terduga pelaku.
Terduga pelaku selanjutnya menghubungi korban melalui WhatsApp dan mengancam akan menemuinya di sekolah. Pada Kamis, 21 Agustus 2026, terduga pelaku mendatangi korban di kelas. Aksi tersebut kemudian direkam menggunakan handphone milik terduga pelaku.
“Korban sempat mengalami mimisan setelah kejadian. Saat videonya viral, mimisan sudah tidak ada, tetapi korban masih mengeluhkan sakit di bagian pinggang,” kata Hartono.
Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat. Terduga pelaku diketahui merupakan siswa pindahan yang baru masuk pada tahun ajaran ini.
Sementara itu, MTs Darul Huda Wlingi belum memberikan sanksi kepada terduga pelaku. Pihak sekolah menyerahkan proses penanganan kepada pihak berwenang.
Waka Humas MTs Darul Huda Wlingi, Angger Adi Santoso, mengatakan terduga pelaku masih diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
“Selama belum ada keputusan dari pihak berwenang, kami tetap memberikan hak pendidikan dan pembinaan kepada siswa,” ujar Angger.
Sekolah berharap proses penanganan kasus ini dapat menjadi bagian dari pembinaan agar siswa tidak mengulangi perbuatannya. (tiv/agg)








